ZonaJogja.Com – Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berkolaborasi dengan para pegiat seni.
Keduanya bekerjasama menjalankan program pengembangan Kampung Seni Berbasis Art Based Community di Desa Kadirojo, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Program ini dibiayai Kemdikbud. Mahasiswa dan pegiat seni melakukan sosialisasi pentingnya memelihara warisan budaya.
Menjadikan kampung seni sebagai modal sosial menuju generasi sadar budaya.
BERITA LAIN: Kiai Dudo, Bulus Kuning “Penunggu” Sendang Kakung di Kotagede
“Sosialisasi ini bertujuan mendorong orang tua memberi ijin kepada anaknya melestarikan kesenian Jathilan Turonggo Agung,” kata Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Masyarakat (PKM PM), Laylatul Fajriah.
Mereka yang terlibat dalam program ini adalah Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Selain Laylatul, ada Nanda Giantari, Angela Septaria Mentari Manao, dan Refiana Azizu.
Pegiat Budaya Kemendikbud Wilayah Sleman, Markus Apriadi menyatakan pentingnya inventarisasi kebudayaan dan memelihara kebudayaan lokal.
“Sebaiknya proaktif memelihara kelestarian budaya. Para generasi muda proaktif melestarikan jathilan,” ujar Apriadi.
BERITA LAIN: Lulus SOTH, Ibu-Ibu Muda Diwisuda, Suronatan jadi Percontohan
Dosen Pembimbing PKM – PM, Ruly Ningsih MPd berharap kegiatan mahasiswa melahirkan generasi sadar budaya di Padukuhan Kadirojo.
“Mahasiswa UMBY hadir di masyarakat untuk mendampingi proses regenerasi kelompok jathilan,” kata Ruly.
Kaprodi BK UMBY, Luky Kurniawan MPd mengapresiasi terselenggaranya kegiatan PKM-PM.
“Kegiatan ini implementasi nyata kampus merdeka,” kata Lucky.
Kegiatan yang sekaligus bermanfaat bagi mahasiswa mendapatkan konversi SKS dari kegiatan PKM.
Lucky berharap lolosnya pendanaan menjadi suntikan semangat bagi mahasiswa dan tim PKM dapat menorehkan prestasi terbaik. (*)











