oleh

Pemda DIY Berencana Bangun Sentra Oksigen, Masyarakat Bisa Ambil Gratis

YOGYAKARTA – Pemda DIY berencana mengoperasikan sentra oksigen September 2021. Lokasi sentra oksigen di Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) Jalan Kusumanegara.

“Itu oksigen generator,” kata Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana di Kepatihan, hari ini (28/7/2021).

Saat ini telah disiapkan tim teknis BPTTG yang mengurusi oksigen generator. Skema pembiayaan sentra oksigen sepenuhnya menggunakan dana APBD DIY.

Sentra oksigen nantinya bisa mengeluarkan gas ditampung di tabung kecil, tengah, atau besar.

BACA JUGA: UPDATE COVID-19: Kasus Positif Turun, Pasien Meninggal Juga Turun

Rumah sakit yang memerlukan bisa mengambil dengan menyiapkan tabung kosong yang sudah dilakukan disinfektan.

Nantinya, masyarakat yang memiliki tabung oksigen bisa melalui fasyankes.

Puskesmas secara kolektif akan mengirimkan tabung setelah dilakukan disinfektan.

“Pengambilan oksigen free alias gratis. Semua biaya akan ditanggung Pemda DIY,” kata Tri Sakti.

Tri mengungkapkan, jenis oksigen yang digunakan untuk merawat pasien COVID-19 ada dua jenis. Yakni oksigen cair dan gas.

BACA JUGA: Melihat Geliat Warga Binaan Kadipaten Puro Pakualaman, Ini Hasilnya

Sistem operasi dilakukan secara sentral maupun dengan tabung. Kata Tri Sakti,  DIY adalah satu-satunya daerah yang tidak memiliki pabrik oksigen.

Sementara Jabar, Jatim, Jateng, dan Banten sudah memiliki. Data terakhir yang disampaikan Dinkes DIY, kebutuhan oksigen untuk ICU maupun isolasi mendekati 60 ton per hari.

“Kalau dikonversi sekitar 44.051 meter kubik,” terangnya.

Sementara volume oksigen yang didapatkan DIY sekitar 35 ton per hari.  Masih kurang 20 ton. (aza/asa)