Beranda » Kronika » Duh, Kaki Pekerja Ini Terlindas Roda Kendaraan Bego

Duh, Kaki Pekerja Ini Terlindas Roda Kendaraan Bego

SLEMAN – Ini kisah nahas seorang pria yang bertahan hidup pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pria yang sering disapa Supar, 61 tahun, ini baru saja mengalami peristiwa menyedihkan. Kaki kanan tertindas kendaraan bego.

Kok bisa? Begini ceritanya. Supar menjadi mandor dalam proyek di Jalan Kebon Agung, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Proyek itu berupa perbaikan jalan.  Pada Senin, 2 Agustus 2021 sekitar pukul 17.30, Supar bermaksud menggeser kendaraan alat berat ke tepian.

Ia hanya mengarahkan. Sementara operator bego adalah rekan kerja bernama Sigit. Awalnya, baik-baik saja.

BACA JUGA: Rp 16,45 Miliar dari Danais Dibagikan kepada 115 Koperasi se-DIY

Tapi, entah bagaimana ceritanya. Tiba tiba saja, bego dengan roda besi itu berputar. Kebetulan, Supar berada persis di belakang kendaraan bego.

Saat itu juga, ekor bego melindas kaki kanan Supar.  Laki-laki yang dikenal ramah ini sempat mengerang kesakitan.

Beruntung, saat tertindas roda bego, kakinya memakai sepatu. Posisinya berada di atas material yang belum permanen.

“Kaki saya ambles. Alhamdulillah tidak di jalan aspal. Kalau di atas aspal, kaki saya pasti sudah jadi peyek,” katanya bercanda.

Saat itu juga, rekan-rekan kerja melarikan Supar ke Rumah Sakit Akademik UGM. Jaraknya sekitar 2 kilometer dari lokasi.

Sesampai di rumah sakit, Supar  tidak bisa ditangani. Karena di ruang pendaftaran terdapat pasien COVID-19 yang hendak masuk ruang IGD.

BACA JUGA: Komitmen Relawan Posko Dukungan Operasi; Melupakan Lelah, Mengutamakan Misi Kemanusiaan

Rencananya, kaki Supar akan dirontgen. Namun, mengingat banyak pasien yang harus segera ditangani, Supar minta dilakukan pemeriksaan manual.

Dokter pun meminta Supar menggerakan kaki. Permintaan tersebut dipenuhi. Ternyata, tidak ada tulang kaki yang retak. Otot juga aman. Tidak ada yang putus.

Namun, Supar harus menjalani operasi. Sebagian kaki yang rusak harus dijahit.

“Saya lupa berapa jahitan. Pokoknya banyak,” kenang Supar.

Supar berharap sakit yang dideritanya segera sembuh. Laki-laki berbadan tinggi yang tinggal di Sidomoyo, Godean ini ingin kembali bekerja.

“Kalau mau tetap bisa makan, ya harus kerja,”ujaranya. (aza/asa)

 

 

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Danais Support Pengembangan IoT di Pleret, Ajak Anak Muda jadi Petani Milenial

  • 24 September 2026 18:36 WIB

Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan di lahan hortikultura dengan komoditas bawang merah, pare dan cabai.

Dosen UGM Kunjungi Rusia, Sebut FPU Buka Opsi Baru Energi Nuklir di Indonesia

  • 15 September 2026 19:45 WIB

Akademik Lomonosov memberi pengalaman nyata mengenai pengoperasian FNPP di wilayah terpencil, sementara pengembangan FPU berbasis reaktor RITM menunjukkan arah evolusi teknologi berikutnya.

Paniradya Kaistimewan Publikasikan Program SRS, Pengunjung Disuguhi Teh Kraton Yogyakarta

  • 25 September 2026 20:35 WIB

Selain simposium, juga ada  pameran dan panggung hiburan di halaman  Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.

OMRON Experience Center Dibuka di Yogyakarta, Perkuat Akses Layanan dan Pemantauan Tekanan Darah Berkelanjutan

  • 19 Agustus 2026 14:00 WIB

Di Yogyakarta, OMRON Experience Center buka di Datascrip Service Center, Jalan Gajahmada  21 Kav. R-2 Pakualaman, Yogyakarta.

Gandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Jurnalis Forwakobis Bikin Acara Periksa Kesehatan Gratis di Sayidan

  • 30 Agustus 2026 19:37 WIB

Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati, Muis yang hadir pada acara ini memberi apresiasi kepada Forwakobis yang memberi atensi terhadap kesehatan masyarakat.

Pertamina Gelar SMEXPO di Pasar Ngasem

  • 3 Oktober 2026 07:16 WIB

Pertamina SMEXPO melibatkan 48 UMKM. Lebih dari 6 ribu produk dijual. Ada kuliner, kerajinan, fashion, dan agribisnis.

Budi Waljiman Sebut Keistimewaan Yogyakarta jadi Modal Penting Perkuat Pembangunan Daerah

  • 19 Agustus 2026 19:20 WIB

Keistimewaan Yogyakarta tidak hanya berkaitan tata kelola pemerintahan, tetapi juga tercermin dalam nilai budaya, gotong royong, dan keteladanan yang diwariskan para pahlawan.

Kota Yogyakarta Masuk Wilayah Endemis DBD, Warga Diminta Perkuat Gerakan 3M Plus

  • 9 Oktober 2026 10:58 WIB

Daun-daun yang  memenuhi talang air juga harus dibersihkan, agar tidak menimbulkan genangan saat musim hujan.