oleh

Mahasiswa UMBY KKN di Piyungan, Apa Saja yang Dilakukan?

BANTUL –  Kelompok 81 KKN Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) memiliki cara tersendiri mengabdi kepada masyarakat.

Lokasi yang didatangi di Pedukuhan Padangan, Desa Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul.

Kelompok yang beranggotakan 10 mahasiswa ini menyampaikan pengetahuan dan ilmu manajemen stress.

“Tidak dapat dipungkiri, pandemi virus corona telah menyebabkan stres,” kata Ketua Kelompok 81, Delviana Dwi Santoso dari Fakultas Psikologi.

BACA JUGA: Pengunjung Hotel, Stasiun dan Terminal Bakal Diberi Gelang Identitas

Dosen Pembimbing Lapangan kelompok ini adalah Rani Rengganis. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja Kelompok 81 KKN UMBY.

Delvi mengungkapkan, kesehatan mental pada kondisi sekarang harus dijaga.

Masyarakat harus disehatkan. Caranya harus bisa mengatasi stres karena tekanan hidup.

Khawatir tertular COVID-19, kehilangan anggota keluarga, terkena PHK, dan kehilangan pendapatan bisa menjadi pemicu stres.

“Karena itu, aktivitas tidak boleh berhenti. Harus dilakukan denga tetap disiplin protokol kesehatan,” ujar Delvi.

Tak hanya memberi ilmu manajamen stres, Kelompok 81 KKN UMBY juga membekali warga membuat handsanitizer dari daun sirih.

BACA JUGA: Mahasiswa UMBY Edukasi Warga yang Takut Divaksin

KOMPAK: Mahasiswa dan anak muda Padukuhan Padangan. (delviana)

Handsanitizer dari daun sirih adalah antiseptik yang memiliki banyak khasiat.  Mahasiswa terlebih dulu mengajak masyarakat menonton tutorial pembuatan handsanitizer di YouTube.

Kata Delvi, masyarakat harus didorong adaptif memanfaatkan teknologi informasi untuk hal-hal positif.

Bekerjasama dengan Permadipa, karang taruna Pedukuhan Padangan, mahasiswa melakukan sosialisasi mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

Sosialisasi dengan pemasangan baner di pintu masuk kampung, pembagian masker, handsoap, dan handsanitizer kepada warga RT 1 ,2, 3 dan 4 Pedukuhan Padangan.

BACA JUGA: Sinarbiyat Nujanat Ajak Warga Kembalikan DIY jadi Zona Hijau

SOSIALISASI: Pentingnya disiplin 5M pada pandemi virus corona. (delviana)

“Luar biasa semangat warga menjaga prokes yang menginginkan pandemi segera berlalu,” ujar Delvi.

Ajakan makan bergizi  juga dilakukan di lokasi ini. Mahasiswa mendatangkan dokter klinik di Yogyakarta, dr Wanda Abrar yang menyampaikan materi makanan sehat dan bergizi.

Anak-anak juga menjadi sasaran kegiatan KKN. Sekitar 30 anak dikumpulkan di pelataran Masjid Pedukuhan Padangan.

Mereka mendengarkan ceramah tentang menggosok gigi yang baik dan benar dari drg Syamsu Indriyatun.

Anak-anak mempraktikkan cara yang disampaikan drg Syamsu. Usai acara, anak-anak menerima bantuan sikat gigi dan stiker. (aza/asa)