oleh

Suyar Meninggal Dunia, Warga Sampaikan Ucapan Duka

YOGYAKARTA – Sosok satu ini bukan siapa-siapa. Tapi, ia adalah “legenda” bagi warga Kota Yogyakarta. Namanya Suyardi. Populer dengan sebutan Suyar.

Innalillahi wa innailaihirojiun. Laki-laki dengan khas tak pernah memakai baju ini meninggal dunia.

Suyar menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Grhasia Pakanewon Pakem, Sleman.

Kabar meninggalnya Suyar langsung menyebar ke mana-mana. Bahkan, berita meninggalnya Suyar menjadi perbincangan di whatsapp.

Siapa Suyar? Suyar bukan siapa-siapa. Dia adalah orang biasa yang tercatat sebagai penduduk Sanggrahan Patuk NG I/527, Pakanewon Ngampilan.

BACA JUGA: Lama Tinggal Wisatawan di Kota Yogyakarta Merosot, Ini Penyebabnya

Bagi warga Kota Yogyakarta, terutama di wilayah Pakanewon Ngampilan dan sekitarnya, nama Suyar sangat melegenda.

Betapa tidak. Kemana-mana tidak pernah memakai baju. Hanya mengenakan celana pendek.

Kebiasaannya jalan kaki. Rute yang sering dilewati Jalan Patuk, Jalan Letjen Suprapto, Jalan KHA Dahlan, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Agus Salim, Jalan Bhayangkara, dan kembali ke Jalan Patuk.

Sakingnya seringnya berjalan di bawah terik sinar matahari, kulit Suyar sampai berwarna hitam kecoklat-coklatan.

BACA JUGA: Mau Gunakan Pinjol? Cek Dulu di Daftar Resmi Otoritas Jasa Keuangan

Laki-laki yang kerap membawa semacam “tongkat komando” ini tidak pernah menganggu orang lain.

Ia juga tidak pernah mengamuk. Hanya, Suyar sering bicara sendiri tanpa sebab yang jelas.

Itulah sebabnya, warga tak pernah ketakutan saat berpapasan dengan Suyar.

Kini, pria yang mewarnai sepenggal kisah di Kota Yogyakarta ini telah pergi untuk selama-lamanya.  Ia “tidur panjang” di Makam Kuncen Baru, Wirobrajan. (aza/asa)