Tutup
Kronika

Mau Bikin Pupuk Kompos? Ini Caranya

48
×

Mau Bikin Pupuk Kompos? Ini Caranya

Sebarkan artikel ini
MENGATASI SAMPAH: Pembuatan kompos di Pasar Ngasem. (disdag)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Tim Kebersihan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta membuat pupuk kompos di Pasar Ngasem.

Pembuatan kompos  untuk mengurangi volume sampah di pasar tradisional. Langkah  paling realistis yang mendesak dilakukan adalah proses pemilahan sampah dari hulu.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

“Paling tidak memilah sampah menjadi 3 jenis,” kata seorang petugas.

Yakni, sampah basah (organik), kering (plastik, kertas) dan sampah residu (B3). Sampah organik pasar adalah sampah yang dapat diolah menjadi pupuk kompos.

Kompos adalah bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk.


BACA JUGA:


Bahan organik berupa sampah basah sayuran, buah, rumput, jerami, sisa ranting dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, air kencing hewan ternak, dan organik lain.

Semua bahan organik  akan mengalami pelapukan akibat mikroorganisme yang tumbuh subur pada lingkungan lembap dan basah.

Lantas, bagaimana membuat kompos? Caranya cukup mudah.

Media yang diperlukan cukup tandon air dan kertas kardus yang menjadi anjang-anjang.

Bahan yang dibutuhkan terdiri EM4 sebagai starter, tanah, air, dan sampah organik.

Pembuatan dimulai menyiapkan tong yang sudah diberi anjang-anjang.  Lalu, bahan-bahan  dimasukkan.

Jika proses pembuatan dilakukan dengan benar maka hasilnya dapat dilihat dalam 1-3 bulan.

(aza/asa)