ZonaJogja.Com – Guru Besar di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta bertambah lagi.
Ada tiga dosen yang dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Sidang Terbuka Senat yang dilaksanakan di Ruang Amphitarium Lantai 9 Gedung Utama Kampus IV UAD, hari ini (4/12/2023).
Mereka yang dikukuhkan sebagai Guru Besar adalah Prof Dr Ir Imam Riadi MKom (Bidang Ilmu Sistem Informasi).
Prof Dr Dra Apt Nanik Sulistyani MSi (Bidang Ilmu Farmasi), dan Prof Tole Sutikno ST MT PhD (Bidang Ilmu Teknik Elektronika, Instrumen, dan Kendali).
BERITA LAIN:
- Lelung Jodog, Legendanya Masakan Daging Kambing di Bantul, Eksis Sejak 1993
- Sukses Garap Potensi Budaya Desa, Wahjudi Djaja Terima Anugerah Kebudayaan Sleman 2023
Imam, Guru Besar ke-15 menyampaikan Peran Cyber Security dalam Peningkatan Keamanan Sistem Informasi untuk Kemaslahatan Umat.
Nanik, profesor ke-16 membeberkan Pendekatan Eksplorasi Antibiotik Baru dari Sumber Mikroorganisme.
Sedangkan Tole, Guru Besar ke-17 membacakan gagasan tentang Teknologi Transportasi Listrik Masa Depan Berbasis Kendali Vektor dan Artificial Intelligence (AI).
“Bertambahnya Guru Besar menjadi bagian penting untuk mendukung visi UAD memberi kemanfaatan yang lebih luas kepada umat manusia,” kata Ketua Senat UAD, Prof Dr Ir Dwi Sulisworo MT.
BERITA LAIN:
- Lomba Desain Logo Bidang Pemuda dan Olahraga, Hadiahnya Rp 5 Juta
- Patung Adhikari Jaladara Bikin Cantik Kulon Progo, Lokasinya di Jalan Raya Wates-Yogyakarta
Sementara Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT menyebutkan UAD sekarang ini mempunyai 37 Guru Besar.
Terdiri 17 Guru Besar Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) dan 20 Guru Besar lahir dari rahim UAD.
Kata Rektor, UAD terus akan mencetak profesor-profesor baru hingga akhir 2027.
“Kami berharap Prof Imam, Prof Tole, dan Prof Nanik selalu menjaga marwah akademik di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan,” pinta Rektor Muchlas.
Acara pengukuhan tiga guru besar dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY, Prof drh Aris Junaidi PhD.
Juga hadir Prof Dr Chairil Anwar dari Dewan Pakar Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof Dr Marsudi Triatmodjo SH LLM. (*)











