Beranda » Wisata » Melawan Lelah dan Lapar, Bocah Ini Menyerah di Pos Jolotundo

Melawan Lelah dan Lapar, Bocah Ini Menyerah di Pos Jolotundo

Karanganyar, ZonaJogja.Com – Namanya Raisa Fitri Kurniasari. Bocah perempuan  berusia 10 tahun ini sama sekali belum memiliki pengalaman mendaki.

Dia hanya sering melihat foto-foto pendakian Widodo, ayahnya dari handphone. Ayahnya sejak masih muda memang hobi mendaki,  berpetualang dan touring.

Saat ayahnya  menawari  mendaki gunung, tiba-tiba saja Raisa mengiyakan. Singkat cerita, lokasi yang dipilih Gunung Lawu.

Tak hanya Raisa yang ikut.  Ayahnya juga mengajak Rizki, kakak Raisa, yang baru saja lulus sekolah menengah kejuruan. Juga ada beberapa saudara Raisa yang ikut.

Mereka berangkat Sabtu (4/7/2026)  sore setelah ayahnya  pulang kerja sebagai satpam di rumah sakit yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto.

Mengendarai sepeda motor, ayah dan dua anaknya melaju ke Gunung Lawu. Jalur pendakian yang dipilih di Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

Jam 1 Pagi Masuk Jalur Pendakian

BERNYALI: Raisa Fitri Kurniasari saat istirahat di pos 4. (istimewa)

Setelah melewati Jalan Solo, Klaten, Delanggu, Karanganyar, Tawangmangu, mereka tiba di Cemoro Sewu pukul 23.00.

Mereka istirahat sejenak di basecamp. Lalu, jam 01.00 mereka masuk jalur pendakian.

“Pendakinya banyak,” ujar Widodo.

Jalur Cemoro Sewu memang  banyak diminati. Start awal berada di ketinggian  sekitar 1.900 meter di atas permukaan laut.

Jalurnya didominasi susunan batu. Prakiraan waktu yang dibutuhkan sampai ke puncak Lawu antara 5-7 jam.

Setelah melewati pos 1, para pendaki menuju pos 2  yang  dikenal Watu Gedheg.

Dari pos ini, medan pendakian mulai berat. Begitu pula bagi Raisa dan Rizki. Kecepatan mulai berkurang saat melewati tanjakan menuju hutan pinus hingga pos 4 di Watu Kapur.

Menyerah di Pos Jolotundo

TAK KAPOK: Rizki berpose di pos Jolotundo. (istimewa)

Meski sudah lelah, Rasia dan Rizki terus berjalan. Targetnya puncak Hargodumilah.

Tapi, keduanya akhirnya  menyerah di  pos 5 yang populer dengan Jolotundo pada jam 09.00.

“Sebenarnya puncak Hargodumilah tinggal sebentar lagi. Tapi, saya harus menjaga anak-anak,” kata Widodo.

Meski disiksa lelah dan lapar, Raisa dan Rizki mengaku tak kapok mendaki gunung. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Cintya Dilantik jadi Anggota DPRD DIY, Gantikan Almarhum Koeswanto

  • 21 September 2026 21:06 WIB

Berharap Cintya menjalankan amanah  dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat DIY.

Payung Wisata Yogyakarta Wacanakan Berdirinya Akademi Pengemudi di DIY

  • 1 Agustus 2026 21:28 WIB

Harapannya, keberadaaan driver yang telah mengikuti sertifikasi membuat para wisatawan yang liburan ke DIY semakin nyaman.

Gandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Jurnalis Forwakobis Bikin Acara Periksa Kesehatan Gratis di Sayidan

  • 30 Agustus 2026 19:37 WIB

Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati, Muis yang hadir pada acara ini memberi apresiasi kepada Forwakobis yang memberi atensi terhadap kesehatan masyarakat.

Kim’s Bar & Kitchen Luncurkan “Membership Card for Business”, Bawa Tamu Dapat Fee 8 Persen

  • 23 Juli 2026 09:26 WIB

Kim’s Bar & Kitchen menjadi pilihan utama untuk perayaan pribadi maupun agenda bisnis instansi dan korporasi

Mau Rasa Beda? Coba Rasakan Nikmatnya Kopi Nirmalagiri

  • 26 September 2026 08:40 WIB

Koling dan Darling Merapi didukung  Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan dan Bank Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola

  • 16 Agustus 2026 16:41 WIB

Percasi juga menargetkan catur menjadi olah raga nomor 2 paling populer di sekolah setelah sepak bola.

Dakwah Wisata, Suara Muhammadiyah Buka Toko Oleh Oleh 1915

  • 11 Agustus 2026 13:07 WIB

Toko Oleh Oleh 1915 merupakan yang pertama dimiliki Muhammadiyah.

Sultan HB X: Kedaulatan Tanpa Keadilan Hanya akan Lahirkan Kekuatan yang Timpang

  • 17 Agustus 2026 13:15 WIB

Perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata, persatuan, serta komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

ads bottom