Kronika

Puluhan Buruh Gendong Pasar Beringharjo Mengaji di Siang Bolong, Pakai Metode Iqra dan Kibar

526
×

Puluhan Buruh Gendong Pasar Beringharjo Mengaji di Siang Bolong, Pakai Metode Iqra dan Kibar

Sebarkan artikel ini
MEMBURU BERKAH: Buruh gendong Pasar Beringharjo sedang mengaji. (humas kota yogyakarta)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Puluhan buruh gendong Pasar Beringharjo mengikuti kegiatan mengaji bareng selama bulan Ramadan.

Dilaksanakan setiap Jumat pukul 12.45 hingga 14.15.  Buruh gendong sendiri yang meminta diajari mengaji.

Gurunya sejumlah karyawan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Beringharjo. Lembaga keuangan syariah ini berkantor di selatan Pasar Beringharjo.

“Perwakilan buruh gendong datang ke kantor,  minta diajari ngaji,” kata Yanuar Eko Purnomo dari  BMT Beringharjo.

BACA JUGA: Berbagi di Bulan Ramadan, Lestari Wisata Jogja Ajak Anak Tuna Netra Ngabuburit

Usai menjalankan shalat dhuhur, para buruh gendong berkumpul di  Sentong Endong-Endong.

Disinilah tempat para buruh gendong mengaji. Eko mengajari para buruh secara sukarela.

Awalnya, buruh gendong yang mengaji hanya 10 orang. Kemudian bertambah menjadi  30 buruh orang.

Bagi Purnomo, mengajari  buruh gendong yang rata-rata telah berusia tua merupakan tantangan.

Pasalnya para buruh gendong sering lupa  mengeja huruf hijaiyah.  Namun, Yanuar kemampuan mengaji para buruh gendong terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Ini Besaran Kafarat Puasa dan Cara Membayar

“Dulu ada yang sama sekali tidak bisa membaca. Sekarang sudah bisa membaca, meskipun belum lancar,” ujar Purnomo.

Selain mengaji, buruh gendong juga diajari bacaan-bacaan salat sampai doa setelah salat.

Terutama pembetulan bacaan-bacaan doa dan surat pendek.

Koordinator Tim Kibar, Radian Fahma Wulandari mengatakan  pelajaran mengaji menggan metode Iqro dan Kibar.

Buku Iqro memiliki 6 jilid. Sedangkan Kibar 4 jilid. Terdiri  pra, Kibar A, B dan C baru masuk Alquran.

“Kibar Pra biasanya untuk yang belum mengenal huruf hijaiyah,” ujar Radian. (*)