Kronika

Anies: Sejarah Mencatat, PKS Penjaga Demokrasi

497
×

Anies: Sejarah Mencatat, PKS Penjaga Demokrasi

Sebarkan artikel ini
PUJI PKS: Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang konsisten menjadi oposisi ketika partai politik lain memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintahan. (jogja.pks.id)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Bakal calon presiden Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang konsisten menjadi oposisi ketika partai politik lain memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintahan.

“Mungkin, pada awalnya terasa sendirian. Tapi rakyat menilai, sejarah mencatat PKS adalah penjaga demokrasi,” kata Anies  di depan ratusan kader dan simpatisan PKS di Graha Wana Bhaktiyasa (18/5/2023).

Kemarin, diselenggarakan  Milad PKS ke-21. Dihadiri kader dan simpatisan PKS dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY (Jatijaya).

BERITA LAIN: Psikolog UGM Sebut Media Sosial jadi Pemicu FOPO, Dampaknya Bisa Serius

Juga hadir Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua BPW Jatijaya H Abdul Fikri Faqih, Dewan Pakar PKS se-Jatijaya, Sekretaris Fraksi PKS DPR RI Ledia Hanifa Amaliah,  Anggota DPR RI FPKS dari Dapil DIY dr Sukamta.

PKS juga mengundang pimpinan Partai Nasdem dan Partai Demokrat yang sama-sama berada dalam koalisi perubahan.

Dipilihnya DIY sebagai tuan rumah penyelenggaran karena PKS DIY  berhasil mencapai target perolehan suara dua digit pada 2019.

“DPP bercita-cita mencapai dua digit. Tapi baru dapat satu digit, yaitu 8 persen. Tapi DIY mendapatkan 11,5 persen pada 2019,” terang Ketua BPW Jatijaya, Fikri Faqih.

BERITA LAIN: Promosi Album Prologue, Stereo Wall Tour 5 Kota

Kembali ke orasi politik.  Anies menyatakan PKS  adalah penjaga demokrasi.

Konsisten sebagai penjaga demokrasi saat berada di pemerintahan maupun luar pemerintahan.

PKS juga konsisten sebagai partai politik yang bersama dan membela rakyat.

Anies mencontohkan saat peringatan hari buruh di DPP PKS. Para aktivis buruh mengungkapkan sikap dan konsisitensi perjuangan PKS untuk menghadirkan keadilan bagi para buruh. (*)