Beranda » Kronika » Di Sini, Dipercaya Ada Makam Bibi Panembahan Senopati, Siapakah?

Di Sini, Dipercaya Ada Makam Bibi Panembahan Senopati, Siapakah?

ZonaJogja.Com – Tak jauh dari perbatasan Kota Yogyakarta – Bantul, berdiri Masjid Kuncen.

Lokasinya di Kalurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan.

Berbagai sumber menyebutkan, Masjid Kuncen diperkirakan berdiri  sekitar abad 19.

Luasnya 470 meter per segi. Terdiri ruang utama seluas 245 meter per segi. Selebihnya teras, tempat wudhu dan kamar mandi.

Masjid ini menyatu dengan makam yang juga bernama Kuncen. Sejumlah tokoh dimakamkan di sini.

BERITA LAIN: Kumpulkan Para Pakar, Desain Sungai Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Nyi Ageng Derpoyudo, misalnya. Sosok ini disebut-sebut sebagai sosok berdirinya kampung Pakuncen.

Nyi Ageng Derpoyudo merupakan bibi Danang Sutawijaya atau Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam di Kotagede.

Di tempat ini juga dimakamkan HOS Cokroaminoto, Fachruddin dan Ki  Bagus Hadikusumo.

Pilot bernama Abdurrahman Sholeh juga dimakamkan di Kuncen.

Abdurrahman adalah pilot penerbang jenis evakuatif DC III yang ditembak tentara Belanda saat mengangkut obat-obatan dari India.

BERITA LAIN: Usai Lihat Final, Kapolres Bantul Ingin Turnamen Jadi Event Tahunan

TUGU: Penanda perbatasan KOta Yogyakarta – Bantul. (azam/zonajogja.com)

Tetapi, makam Abdurrahman Sholeh telah dipindahkan keluarga keturunan Abdurrahman Sholeh.

Sekitar 300 meter di barat masjid terdapat tugu. Tugu ini berdiri diantara makam.

Tugu ini sebagai penanda perbatasan wilayah Kota Yogyakarta – Kabupaten Bantul.

Warga Kuncen membenarkan makam terdiri dua wilayah administratif. Yakni, Bantul dan Kota Yogyakarta. (*)

 

 

 

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

360 Pegawai Negeri di DIY Terima Tanda Kehormatan

  • 7 September 2026 16:46 WIB

Institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus.

Sultan Nyatakan Jukir Tak Punya Hak Tentukan Tarif

  • 21 September 2026 20:44 WIB

GKR Condrokirono telah menjelaskan Bolosego  mengantongi izin berjualan di Alun-alun Selatan dari Keraton Yogyakarta.

12 Atlet Penyandang Disabilitas Intelektual dari DIY Berlaga di PESONAS 2026

  • 9 Oktober 2026 20:27 WIB

Paku Alam X  meminta Special Olympics Indonesia (SOIna) DIY  bisa menjaga kesehatan para atlet.

Gandeng SMA Muhi, Lazismu Kota Yogyakarta Serahkan Beasiswa kepada 26 Pelajar

  • 12 September 2026 11:02 WIB

Ketua PDM Kota Yogyakarta, Aris Madani berharap penerima beasiswa menjadi orang  hebat di masa mendatang.

Didukung Dana Keistimewaan, OBAJ #4 Dorong Pelajar DIY Mahir Gunakan Bahasa dan Aksara Jawa

  • 13 Agustus 2026 21:15 WIB

Peserta yang lolos akan diumumkan di media sosial instagram resmi @_obaj4 tanggal 4 September 2026 pukul 12.00

Seniman 3 Negara Angkat Warisan Budaya Bersama ke Panggung Yogyakarta

  • 6 Oktober 2026 19:12 WIB

Pertunjukan lahir dari kolaborasi lintas negara dan mengangkat keterhubungan sejarah serta warisan budaya bersama.

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

  • 3 Oktober 2026 08:13 WIB

 Sebanyak 500 anggota menyandang  “pendekar”  yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.

Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”

  • 9 September 2026 09:38 WIB

Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.