TANGERANG, ZonaJogja.Com – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyalurkan bantuan kepada pasien kanker anak di bawah asuhan Rumah Singgah Reaksi Cepat Badan Darurat Kemanusiaan (RC Badak) di Tangerang, Banten, hari ini (13/4/2023).
Bantuan ini merupakan sumbangan nasabah dari pembelian Asuransi Mandiri Secure CritiCare periode 13 hingga 28 Februari 2023, serta donasi karyawan AXA Mandiri dan perusahaan.
Bantuan disalurkan melalui Yayasan Peduli Kasih Harapan (HOPE). Selanjutnya digunakan untuk membiayai renovasi rumah singgah, belanja bahan pokok, obat – obatan, hingga alat tulis dan mewarnai.
BACA JUGA: Hadapi Lebaran, Pertamina Naikkan Stok BBM 13,5 Persen
Bantuan secara simbolis diserahkan Chief Human Capital Officer AXA Mandiri, Elisabeth Dewi Evaty kepada Yayasan Dunia Kasih Harapan (HOPE).
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen AXA Mandiri untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit kritis, karena masa depan seharusnya tidak berisiko.
Selain memberi bantuan, AXA Mandiri juga mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat. Meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit kritis, perencanaan keuangan dan kesehatan.
“Ini merupakan peran aktif kami sebagai mitra bagi para nasabah dan masyarakat, sekaligus berkontribusi bagi masyarakat luas untuk memiliki hidup lebih sehat dan terlindungi,” kata Chief Communication Officer AXA Mandiri, Atria Rai.
BACA JUGA: Menhub Budi Karya Minta Masyarakat Mudik Lebih Awal, Ini Alasannya
Acara penyaluran bantuan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penghuni dan warga sekitar rumah singgah.
Kegiatan menggambar dan mewarnai, serta edukasi tanaman hidroponik yang disampaikan relawan karyawan AXA Mandiri bersama pendiri Yayasan Dunia Kasih Harapan Amanda Soekasah, Janna Soekasah dan Wulan Guritno.
AXA Mandiri berkomitmen meningkatkan kesadaran tentang penyakit kritis tercermin lewat solusi terbarunya. Yakni Asuransi Mandiri Secure CritiCare yang memberi manfaat perlindungan kepada nasabah dari kanker, serangan jantung, stroke dan gagal ginjal dari mulai stadium awal hingga akhir. (*)











