Tutup
Kronika

Gelar Rakerda, GIPI DIY Tegaskan Pentingnya Pariwisata Berkelanjutan dan Bertangung Jawab

219
×

Gelar Rakerda, GIPI DIY Tegaskan Pentingnya Pariwisata Berkelanjutan dan Bertangung Jawab

Sebarkan artikel ini
RAKERDA GIPI DIY: Meningkatkan kesadaran pentingnya pariwisata berkelanjutan dan bertanggungjawab di DIY. (Erwan GIPI DIY)

ZonaJogja.Com –  DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda)  di  Ruang  Pyhtagoras Taman Pintar, Selasa (12/12/2023).

Rakerda kali ini untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pariwisata berkelanjutan dan bertanggungjawab di DIY.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

“Wisata berkelanjutan tak hanya menjaga kelestarian dan lingkungan. Juga harus melibatkan aspek sosial dan budaya,” kata Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto.

Rakerda GIPI 2023 dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Kurniawan; Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY, Gusti Kanjeng Ratu Bendoro; dan Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito.

BERITA LAIN:

DUKUNG PROGRAM GIPI DIY: Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY, GKR Bendara memberi sambutan pada rakerda. (Erwan GIPI DIY)

Bobby mengatakan, selain keberlanjutan, sektor pariwisata harus memperhatikan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.

Ia berharap rakerda kali ini mendorong para pelaku pariwisata saling berbagi pengalaman dalam menjalankan usaha pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggungjawab.

“Seluruh stakeholder pariwisata, pemerintah daerah, industri, dan masyarakat harus bersama-sama bertanggungjawab mewujudkan wisata berkelanjutan dan bertanggungjawab,” kata Bobby.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY, Kurniawan setuju pekerjaan mewujudkan wisata berkelanjutan dan bertanggungjawab harus dilakukan bersama.

BERITA LAIN:

Hanya, Kurniawan meminta pengelolaan pariwisata memperhatikan generasi mendatang, inovasi, dan produk lokal.

“Saya berharap GIPI makin jaya dan berkontribusi bagi kepariwisataan DIY,” kata Kurniawan.

Bobby juga berharap kesadaran dan komitmen menjalankan usaha pariwisata berkelanjutan dan bertanggung jawab memberi manfaat bagi semua pihak secara maksimal.

“Pariwisata berkelanjutan dan bertanggung jawab bukan hanya menjadi tuntutan zaman. Tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pariwisata Indonesia,” kata Bobby. (*)