Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Setelah bagi bagi beasiswa kepada siswa TK hingga SMK, LazisMu Kota Yogyakarta kembali mentasyarufkan donasi dari masyarakat.
Kali ini, giliran PAUD dan sekolah taman kanak-kanak Aisyiyah se-Kota Yogyakarta yang menerima bantuan berupa alat peraga edukatif (APE).
Penerima APE sebanyak 101 sekolah. Bantuan diserahkan pada acara silaturahmi yang dilaksanakan di TK ABA Kauman Yogyakarta, hari ini (19/11/2025).
Dihadiri Ketua LazisMu Kota Yogyakarta, Nuryanto Hari Murti SEI; dan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta, Hj Rowiyah SAg beserta para kepala sekolah PAUD dan TK di lingkungan Aisyiyah.
Ketua LazisMu Kota Yogyakarta, Nuryanto Hari Murti SEI mengatakan, dana yang digunakan untuk membeli APE awalnya senilai Rp 43 juta lebih.
BERITA LAIN: Peringati 113 Tahun Muhammadiyah, LazisMu Kota Yogyakarta Serahkan Beasiswa Mentari
Dana ini berasal dari donatur yang tidak disebutkan nama dan identitas. Lalu, Nuryanto mengkomunikasikan perihal bantuan kepada pengurus PDA Kota Yogyakarta.
Ternyata komunikasi itu berbuah manis. PDA justru menambah dana untuk pembelian alat peraga edukatif.
Hingga akhirnya, dana terkumpul menjadi Rp 50 juta. Kemudian digunakan untuk membeli APE.
“Alhamdulillah. Hari ini, alat peraga edukatif kami serahkan kepada PAUD dan TK. Bantuan ini sesuai amanah dari donatur,” terang Nuryanto.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta, Hj Rowiyah SAg menyampaikan terimakasih kepada LazisMu Kota Yogyakarta yang telah memberi alat peraga edukatif.
BERITA LAIN: 51 Juta Orang di Indonesia Belum Miliki Rekening Simpanan di Bank, DIY Terdaftar 9,07 Juta Rekening
“Bantuan ini sangat berarti bagi proses belajar anak-anak,” kata Rowiyah.
Pada pertemuan yang berlangsung selama hampir 2 jam, juga terungkap keinginan Pimpinan Daerah Aisyiyah dan LazisMu untuk mensejahterakan para guru PAUD dan TK di lingkungan Aisyiyah.
Itulah sebabnya, Nuryanto meminta pertemuan dengan PDA dan guru dapat dilanjutkan.
“Mari kita membuka peluang lain. Misalnya program peningkatan kesejahteraan guru PAUD dan TK,” kata Nuryanto disambut tepuk tangan para guru. (*)











