Beranda » Profil » Dampingi Seni Budaya di Kalurahan Miskin, Hidupkan Kembali Kesenian Tradisional yang Punah

Dampingi Seni Budaya di Kalurahan Miskin, Hidupkan Kembali Kesenian Tradisional yang Punah

Kulon Progo, ZonaJogja.Com –  Adaptif. Kaya gagasan. Memiliki visi membangun dan melayani.

Itulah Joko Mursito SSn MA, salah satu pegawai senior di lingkungan Pemkab Kulon Progo yang kini menduduki posisi baru sebagai kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan).

Sebelumnya, Joko menjabat kepala Dinas Pariwisata. Alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini memang sosok aparat sipil negara yang berdedikasi.

Dimanapun bertugas, selalu menyuguhkan yang terbaik bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Ketika menjadi orang nomor satu di Dinas Pariwisata, pria kelahiran Wonogiri,  4 Juli 1972 ini sukses menggarap berbagai program destinasi pariwisata.

Alhasil, wisatawan yang berkunjung ke Kulon Progo terus  meningkat dari waktu ke waktu. Kini, setelah Bupati Agung Setyawan memintanya menggarap Dinas Kebudayaan, Joko langsung beraksi.

Siapkan Program Andalan

SEGUDANG PENGALAMAN: Joko Mursito pentas sepanggung dengan Didi Nini Thowok. (istimewa)

Ia telah menyusun sejumlah program andalan  terkait  tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan.

Antara lain Sigra Mentas. Ini adalah program pembinaan dan pendampingan seni budaya bagi kalurahan miskin di Kulon Progo.

“Program ini untuk  menumbuhkan perekonomian melalui industri budaya sebagai upaya meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,” kata Joko kepada ZonaJogja.Com, hari ini (17/12/2025).

Program lain yang juga akan digarap tahun 2026 adalah Sambang Rowang. Program  ini bertujuan menghidupkan kembali kesenian asli yang hampir pundah. Bahkan, sudah punah sekalipun.

“Tentu saja, realisasi program ini perlu didukung penguatan kolektivitas masyarakat,” kata Joko yang pernah mendapatkan penghargaan Prestasi Istimewa Peringkat 2 pada PKN Tingkat II Angkatan XXIII.

Pada prestasi ini, Joko memperoleh nilai 91,93 dengan predikat sangat memuaskan.

Para pegiat seni dan budaya di Kulon Progo menyambut gembira  Joko menjadi lokomotif  Dinas Kebudayaan.

“Mas Joko sangat kredibel dan mumpuni menangani kebudayaan. Saya optimistis dinamika ruang kebudayaan di Kulon Progo semakin melengkapi Keistimewaan DIY,” ujar Imam Syafii.

Pegawai Negeri yang Berdedikasi

HARMONIS: Joko Mursito bersama isteri tercinta, Ari Hargiatmi. (istimewa)

Joko memang dikenal sebagai pegawai negeri yang produktif.  Pria yang ramah ini tak hanya mumpuni sebagai pegawai negeri.

Di luar jam kerja, Joko adalah pimpinan Sanggar Budaya Singlon yang didirikan tahun 2008. Sanggar ini melakukan banyak aktivitas.

Ada  menyanyi,  menari, karawitan, drama, dan  produk seni pertunjukan lain. Ia juga mahir membatik dengan motif bangunan candi, huruf aksara Jawa atau alat musik tradisional.

Juga aktif dalam berbagai organisasi. Antara lain menjadi sekjen Jemparingan Nusantara Pusat,  pengurus Karang Taruna Kulon Progo dan ketua Asosiasi Batik Kulon Progo.

Suami Ari Hargiatmi ini juga langganan mendapatkan penghargaan. Pada tahun 2019, misalnya.   Alumnus  Pascasarjana UGM, jurusan Kajian Budaya dan Media lulusan 2008 ini menjadi pemenang Alumni Awards 2019 kategori Pelestari Budaya yang diselenggarakan UGM.

Menjadi Juara 1 Pemuda Pelopor Bidang Seni Budaya tingkat Kabupaten Kulon Progo (2014). Juga peraih Anugerah Budaya dari Bupati Kulon Progo sebagai “Tokoh Penggiat Budaya” tahun 2018. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Kota Yogyakarta Masuk Wilayah Endemis DBD, Warga Diminta Perkuat Gerakan 3M Plus

  • 9 Oktober 2026 10:58 WIB

Daun-daun yang  memenuhi talang air juga harus dibersihkan, agar tidak menimbulkan genangan saat musim hujan.

Lazismu Kota Yogyakarta Launching “Program Laku” di Umbulharjo, Terpilih 10 UMKM Penerima Manfaat

  • 15 Oktober 2026 07:37 WIB

Sebanyak 10 pelaku UMKM terpilih yang menerima intervensi program secara menyeluruh. Jumlah tersebut hasil skrining dari 64 pendaftar.

Gandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Jurnalis Forwakobis Bikin Acara Periksa Kesehatan Gratis di Sayidan

  • 30 Agustus 2026 19:37 WIB

Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati, Muis yang hadir pada acara ini memberi apresiasi kepada Forwakobis yang memberi atensi terhadap kesehatan masyarakat.

Paniradya Kaistimewan Publikasikan Program SRS, Pengunjung Disuguhi Teh Kraton Yogyakarta

  • 25 September 2026 20:35 WIB

Selain simposium, juga ada  pameran dan panggung hiburan di halaman  Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.

Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola

  • 16 Agustus 2026 16:41 WIB

Percasi juga menargetkan catur menjadi olah raga nomor 2 paling populer di sekolah setelah sepak bola.

Sambut Allergy Awareness Day, Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Jogja dan Solo Lewat Kampanye #SOYAKINBISA

  • 30 September 2026 14:35 WIB

Melalui Soyalympic, Morinaga Soya ingin terus menemani orang tua memberi dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat.

Inilah Kisah Supono, Pemain Tarkam Badminton yang Pensiun Setelah Kedua Mata Kena Glaukoma

  • 13 Oktober 2026 07:58 WIB

Teknik bermain Supono sangat mumpuni. Dikenal sebagai pemain  yang alot saat bermain di lapangan.

Peringati Hari Jadi ke-75 Kulon Progo, Alun Alun Wates “Membara”

  • 16 Oktober 2026 18:34 WIB

Pertunjukan yang berlangsung selama satu jam lebih ini terinspirasi cerita Api di Bukit Menoreh.