oleh

Pentingnya Menjaga Integritas dan Kejujuran | oleh: Drs HM Afnan Hadikusumo

SEORANG dosen di Zimbabwe tengah berdiri di depan mahasiswa sambil mengajarkan tentang “Teori Psikososial”.

Saat itu, dia mengatakan pentingnya menjaga integritas pejabat agar pemerintah dipercaya masyarakat, terutama menyangkut kejujuran.

Dia mengatakan, bahkan di kalangan mafia, ada aturan main agar anggota harus menjaga kejujuran.

Hal itu diketahui saat ditangkapnya Salvatore Lo Piccolo, gembong mafia Italia yang diburu polisi sejak tahun 1993.

BACA JUGA: Mengembangkan Kebudayaan Berkemajuan | oleh: Ki H Ashad Kusuma Djaya

Di saku Salvatore, polisi Italia menemukan  catatan berisi 10 peraturan internal anggota mafia Italia. Salah satunya catatan tentang  menjaga kejujuran.

Di tengah presentasi itu ada mahasiswa yang menyela dengan mengangkat jari.

“Bagaimana jika yang tidak jujur adalah seorang pejabat setingkat menteri?” tanya mahasiswa.

Dosen pun langsung menjawab.

“Ada banyak contoh kasus untuk menjaga agar pemerintahan tetap dipercaya rakyat. Misalnya peristiwa tanggal 13 Februari 2018,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkot Yogyakarta Lakukan Swab Acak di Malioboro

Waktu itu, Menteri Luar Negeri Belanda Halbe Zijlstra mengundurkan diri terkait kebohongannya soal Presiden Rusia Vladimir Putin.

Zijlstra mengakui mengarang cerita dirinya menghadiri  pertemuan tahun 2006, yang di dalamnya Presiden Putin menguraikan strategi membangun Rusia lebih luas.

Contoh lain adalah Menteri Keuangan Ontario, Rod Phillips yang mengundurkan diri bulan Januari 2021 karena  berbohong di media sosial.

Rod diam-diam liburan ke luar negeri, sementara ia menyarankan warganya tetap tinggal di rumah. (*)

  • Penulis adalah Anggota DPD RI Dapil DIY dan Pemerhati Masalah Sosial