Jangan Remehkan Hal Kecil

JUMAT pagi lalu, saya selaku customer benar-benar merasa terlecehkan. Saya sedang berada di sebuah cafe di salah satu tempat di Sleman.
Saya memesan pisang goreng. Ada tiga pramusaji, dan satu kasir. Tak berapa lama pesanan saya datang. Saya hampir terbelalak melihat tampilan pisang gorengnya.
Lebih mirip terong layu yang ‘lecek’. Saya merasa tidak sepatutnya cafe dengan arsitektur dan interior sebagus ini menyajikan menu masakan sejelek itu. Jelas cafe ini tidak menerapkan ‘service excellent’.
Sebagai seorang pelatih komunikasi branding, jiwa ‘coach’ saya menggelegak. Saya lalu bergegas membawa piring yang berisikan ‘pisang mirip terong goreng’ ke tempat kasir.
Para pramusaji sedang berdiri di sana. Saya tanyakan apakah yang menggoreng pisang ini adalah seorang tukang masak atau chef? Mereka jawab “tukang masak”.
BACA JUGA: Empat Mahasiswa UGM Bikin Spicestory, Anak jadi Suka Membaca
Saya jelaskan, bahwa seorang chef tidak akan mungkin menyajikan masakan sejelek ini, karena bagi chef itu masakan yang disajikan adalah sebuah karya seni yang dipersembahkan pada penikmatnya.
Saya tanya lagi, jika mereka yang menggoreng apakah akan sejelek ini. Salah seorang menjawab, tidak, kak. Sang kasir bertanya, apakah saya minta diganti. Saya jawab tegas,” ya, saya minta diganti. Dan harus bagus!”
Saya tatap wajah mereka satu per satu. Saya tanya, apakah mereka mendapat pelatihan untuk menjamu pelanggan. Ada, kak, jawab salah satu di antara mereka.
“Kalau saya yang melatih kalian, hal semacam ini tidak mungkin boleh dan akan terjadi!” tegas saya.
Saya kembali ke meja. Menunggu. Dan ketika pesanan datang, saya tersenyum lebar.
BACA JUGA: Pakai Sandal Japit, Penjabat Walikota Tilik Sumber Air Baku PDAM Tirtamarta
“Maaf, kak. Berarti cara menggorengnya tadi salah, ya?” tanya pramusajinya dengan badan setengah membungkuk. Saya jawab,” ingat ya, dik.
Pelanggan tidak tau siapa yang memasak, mereka hanya tau siapa yang ada di depannya. jadi kalian selaku garda terdepan, harus ikut menjaga citra tempat bekerja kalian ini, dengan menjaga kualitas tampilan sajian kepada pelanggan.” Saya lalu memberi kode jempol tanda senang karena mereka mau belajar cepat.
Kisah semacam ini kemungkinan besar tidak akan terduga oleh anda. tetapi pagi ini saya benar-benar mengalaminya. Saya tidak tau apakah cafe ini ada manajer atau tidak. Yang jelas, pengelolanya telah meremehkan bagian yang paling esensial dalam marketing, yaitu memuaskan pelanggan.
BACA JUGA: Reformulasi dan DIM dari Dewan Pers Selayaknya Diperjuangkan
Jangan remehkan hal-hal kecil yang dapat merusak citra tempat usaha anda. Latihlah para karyawan anda menjiwai “pelanggan adalah raja”, niscaya pelanggan pelanggan berkualitas raja akan benar-benar dihadirkan untuk anda. Selamat merenung. Salam UMKM Indonesia! (*)
- Konsultasi usaha dan pelatihan komunikasi branding para karyawan, silakan menghubungi WhatsApp 81226516218
BERITA REKOMENDASI
Ulang Tahun ke-56, Sekda Kota Yogyakarta Serahkan Tumpeng ke Kadri Renggono
- 15 September 2026 20:47 WIB
Pada hari bahagia, Budi menyerahkan potongan tumpeng kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggono.
Dakwah Wisata, Suara Muhammadiyah Buka Toko Oleh Oleh 1915
- 11 Agustus 2026 13:07 WIB
Toko Oleh Oleh 1915 merupakan yang pertama dimiliki Muhammadiyah.
Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia
- 26 September 2026 07:03 WIB
Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.
Terpilih Aklamasi, Muhlisin Ketua Umum KKPJ Hingga 2030
- 9 September 2026 17:01 WIB
Peserta Musbeslub dihibur penampilan Sanggar Seni Panca Manggala, aksi Jurus Tunggal dari PSHT Maluku Utara, dan Tari Jaranan Turonggo Yakso.
Dies Natalis ke-40, UMBY Siapkan Buka Program Magister Manajemen dan Psikologi
- 1 Oktober 2026 20:22 WIB
Rektor UMBY, Agus Slamet mengatakan UMBY sedang menuju ke kampus unggul.
76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau
- 19 September 2026 22:04 WIB
MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.
HIMKI DIY Gelar Workshop Series 2 di Yogyakarta, Outputnya Perkuat Daya Saing di Pasar Global
- 15 Juli 2026 14:43 WIB
Workshop membahas materi bertajuk Premium Selling with Personal Leadership yang disampaikan Coach Internasional, Boedi Santoso.
Motorola Hadirkan Program “Click n’ Pick Up” di Parade Festival Belanja Erafone 2026
- 26 September 2026 07:18 WIB
Pada Parade Festival Belanja Erafone 2026, Motorola menghadirkan berbagai pilihan smartphone.