Bantul, ZonaJogja.Com – Sejumlah orang dari Pulau Jawa dan Sumatera mendatangi salah satu resto di Jalan Ringroad Selatan.
Mereka menghadiri pertemuan sejak siang hingga sore ini. Mereka adalah keluarga para ahli waris pengurus Perseroan Terbatas (PT) Wonorejo.
Apa itu PT Wonorejo? Wonorejo adalah perusahaan yang didirikan tahun 1989.
Berdirinya PT Wonorejo berdasarkan Akta Notaris Nomor 146 tangal 29 Juni 1989 di depan Notaris Alina Hanum yang berkantor di Jalan Mayjen Sutoyo 67/ Jalan Perdana.
Waktu itu, orang yang mengurus di notaris adalah Husni Subah Nasution yang beralamat di Jalan Starban Lingkungan V-A Desa Polonia, Medan.
BERITA LAIN: Dibantu Danais, Perempuan di Samigaluh Makin Istimewa, Sukses jadi Peternak Kambing Domba

Husni bertindak sebagai diri sendiri. Juga kuasa atas nama Raden Notosoewito yang beralamat di Srontakan, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul.
Berdasarkan risalah PT Wonorejo, kuasa atas nama Raden Notosoewito dinyatakan tanggal 25 April 1989.
Selanjutnya, Husni juga menjadi kuasa dua orang sekaligus. Pertama, Khasanad atau Chasanad, purnawirawan yang tinggal di Jalan AM Sangaji 7A Yogyakarta.
Kedua, Hassan Harahap, wiraswasta yang tinggal di Pringgokusuman, Gedongtenggen.
Disebutkan, modal perseroan sebesar Rp 100 juta. Komposisinya Husni Subah Nasution 57 saham senilai Rp 57 juta, Raden Notosoewito 30 saham senilai Rp 30 juta, Khasanad 4 saham senilai Rp 4 juta, dan Hassan Harahap 4 saham senilai Rp 4 juta.
BERITA LAIN: Danais Biayai Pembangunan IGD Dual Function di RSJ Grhasia, Pasien Non-Psikiatri yang Berobat Terus Bertambah
Susunan pengurus berdasarkan akta pendirian, Direktur Utama Husni Subah Nasution, Raden Notosoewito (komisaris utama), sedangkan komisaris Khasanad dan Hassan Harahap.
Keempat nama pengurus PT Wonorejo telah meninggal dunia dalam waktu yang berbeda.
Lantas, ada apa para keluarga ahli waris pengurus PT Wonorejo berdasarkan Akta Notaris nomor 146 tanggal 29 Juni 1989 bertemu di Yogyakarta?
Pada pertemuan yang difasilitasi Aryo Winoto (anak pertama R Notosoewito), para ahli waris ingin menjaga silaturahmi yang sempat terputus.
BERITA LAIN: Dandim Arif Setiyono, Penyuka Bakpia yang Ramah, Peduli Lingkungan
“Alhamdulillah. Atas seizin Allah SWT, hari ini kita bisa bertemu dan tatap muka,” kata Aryo.
Selain silaturahmi, mereka sepakat melanjutkan keinginan dan tujuan orang tua mereka di bawah bendera PT Wonorejo. (*)











