Bisnis

Disdikpora Kota Yogyakarta Buka Program Inkubasi Wirausaha, Disediakan Modal Rintisan Usaha

294
×

Disdikpora Kota Yogyakarta Buka Program Inkubasi Wirausaha, Disediakan Modal Rintisan Usaha

Sebarkan artikel ini
INKUBASI WIRAUSAHA: Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Yogyakarta, Mugi Suyatno SIP MAP mengajak anak-anak muda menjadi wirausaha andal di jaman serba digital. (istimewa)

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Ada kabar gembira bagi anak-anak muda yang ingin menjadi wirausahawan.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta menyelenggarakan program Inkubasi Wirausaha “Yes Boss”.

Apa itu “Yes Boss”? Tak lain akronim dari Yogyakarta Entrepreneur School of Bussines Ownerships.

Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Yogyakarta, Mugi Suyatno SIP MAP mengatakan, inkubasi wirausaha bertujuan  membina dan mengembangkan potensi wirausaha di kalangan anak muda

“Program ini melibatkan berbagai kegiatan. Ada pelatihan, pendampingan, pemberian materi pengembangan usaha, pemasaran, dan manajemen keuangan,” terang Mugi.

BERITA LAIN: 80 Perusahaan Hadiri Musrenbang Forum TSLP, Siap Sinergi dengan Pemkot Yogyakarta

Inkubasi wirausaha  memberi pemahaman kepada anak-anak muda tentang konsep bisnis dengan strategi modern.

Mengajak anak-anak muda menjadi wirausaha di jaman serba digital, serta tips memulai usaha.

Tak hanya mendapatkan ilmu. Peserta program Inkubasi Wirausaha juga berpeluang mendapatkan modal rintisan usaha.

Pemkot Yogyakarta menyediakan dana sebesar Rp 140 juta yang akan digunakan sebagai modal usaha.

“Program ini banyak manfaatnya bagi peserta,” ujar Mugi.

BERITA LAIN: Mandiri Jogja Marathon Digelar 22 Juni, Diikuti 9.200 Pelari dari 17 Negara

Antara lain meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan. Mendorong munculnya wirausaha muda yang inovatif dan kreatif.

Menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian. Membangun jaringan bisnis yang luas, dan meningkatkan kemandirian dan daya saing pelaku usaha.

Tertarik menjadi peserta? Syaratnya, peserta memiliki KTP warga Kota Yogyakarta.

Usia 16-28 tahun. Setiap peserta memiliki usaha yang masih aktif. Minimal berjalan selama setengah tahun.

BERITA LAIN: Warga Prambanan Tolak Event Marathon, Begini Alasannya

Syarat berikutnya, setiap brand atau usaha mendaftarkan dua peserta. Menyatakan dan berkomitmen mengikuti seluruh kegiatan hingga selesai.

Sedangkan jenis usaha meliputi fashion, food and bakery, craft dan jasa.

“Pendaftaran dibuka sejak 18 Juni hingga 30 Juni, atau ditutup setelah kuota terpenuhi,” jelas Mugi. (*)