Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta membuka Klinik KB di Pasar Beringharjo lantai 3.
Layanan dibuka setiap Selasa pada jam kerja. Layanan KB tidak terbatas hanya bagi pedagang pasar. Masyarakat juga dilayani, termasuk warga luar Kota Yogyakarta.
Pelayanan KB juga dilayani setiap Jumat di Praktek Mandiri Bidan, Ikatan Bidan Indonesia (PMB IBI) Melati di wilayah Kotagede.
“Pelayanan KB sifatnya nasional. Siapa pun kami layani tanpa melihat domisili KTP,” kata Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, Herristanti.
Layanan KB meliputi bongkar pasang IUD dan implan, serta layanan kontrasepsi non-MKJP seperti pil dan kondom.
Herristanti mengklaim tingkat partisipasi KB di Kota Yogyakarta cukup baik meski berada di peringkat bawah di DIY.
Angka unmet need atau pasangan usia subur yang belum ber-KB masih berada di kisaran 9,5 persen.
“KB bukan soal membatasi jumlah anak. Tapi mengatur jarak kelahiran. Minimal jarak tiga tahun agar pengasuhan lebih optimal dan mencegah stunting,” terangnya.
Masyarakat yang akan memanfaatkan layanan KB gratis dapat mendaftar melalui laman https://bit.ly/PELAYANANKLINIKBERINGHARJO, atau bisa mendaftar melalui whatsapp 085876026665. (*)











