Tutup
Profil

Rumah Sederhana Ini jadi Saksi Perjalanan Hidup Haedar Nashir

210
×

Rumah Sederhana Ini jadi Saksi Perjalanan Hidup Haedar Nashir

Sebarkan artikel ini
SAKSI SEJARAH: Rumah di Gang Pandu, Patangpuluhan, Wirobrajan. (azam/zonajogja.com)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Anda pernah melewati Gang Pandu, Kemantren Wirobrajan? Lokasinya berada di sisi timur utara perempatan Patangpuluhan. Tempatnya di belakang Gedung Madrasah Muallimin Muhammadiyah.

Ada jalan di depan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Jalan itu memanjang dari barat ke timur.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Tepat di tengah jalan ini terdapat rumah yang lumayan luas. Bangunan hanya lantai satu. Tapi, luas.

Tahukah bila rumah itu pernah menjadi tempat tinggal dan saksi perjalanan orang pertama di Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat ini?

Rumah ini pernah menjadi tempat tinggal Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr H Haedar Nashir MSi dan isterinya, Siti Noordjannah Djohantini MM MSi beserta  dua anaknya.

Rumah itu beralamat di Gang Pandu Nomor WB 2/668, kampung Ketanggungan.

Rumah ini milik seorang penduduk yang tinggal di Jalan Parangtritis Km 7.5. Pemilik rumah jarang menempati Hanya dikontrak dengan penghuni yang berbeda.


BACA JUGA: 


Haedar bersama keluarga tinggal di rumah ini sudah lama sebelum kemudian menempati kediaman baru di Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Saking lamanya, penduduk setempat sudah menganggap Haedar dan Siti seperti penduduk asli. Padahal, keduanya merupakan “pendatang” di kampung padat penduduk.

Rumah Haedar berada di pinggir gang kampung. Menghadap utara. Saat ditempati Haedar pada tahun 1990an hingga 2005, cat dinding didominasi warna coklat krem.

Depan rumah terdapat pagar besi. Juga ada garasi mobil. Rumah ini terdiri ruang tamu, ruang tengah, dan lima ruang tidur. Juga ada dapur berukuran besar yang berada di bagian belakang rumah.

Sementara sebidang lantai atas digunakan untuk menjemur pakaian. Selama menjadi “kontraktor”, Haedar menjadi dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Waktu itu, Haedar juga menjadi ketua Departemen Kader PP Muhammadiyah periode 1985-1990.

Saat tinggal di Patangpuluhan, Pria yang hobi menulis ini juga menjadi Dewan Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah yang berkantor di Jalan KHA Dahlan Yogyakarta.

(aza/asa)