Kronika

Gunung Merapi Muntahkan 119 Kali Guguran, Status Tetap Siaga

509
×

Gunung Merapi Muntahkan 119 Kali Guguran, Status Tetap Siaga

Sebarkan artikel ini
TETAP MEMPESONA: Pemandangan Gunung Merapi yang direkam tanggal 30 Juli lalu. (bpptkg)

ZonaJogja.Com – Apa kabar Gunung Merapi? Gunung yang terletak di perbatasan DIY-Jateng ini terekam baru saja terjadi 119 kali guguran.

Angka tersebut berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta tanggal 1 Agustus pukul 00:00 hingga 24:00.

Saat bersamaan terjadi 36 hybrid atau fase banyak, 7 vulkanik dangkal, dan 2 tektonik jauh.

Dari pos pengamatan teramati terjadi 13 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter.

BERITA LAIN: Mahasiswa UAD Bikin Teh dari Kulit Salak, Ini Khasiatnya

Guguran menuruni tebing arah Kali Bebeng. Juga terjadi 1 kali guguran lava ke arah Kali Boyong.

Terdengar 1 kali guguran dari Pos Babadan. Sedangkan laju deformasi EDM Babadan sebesar 0,5 cm/hari dalam tiga hari terakhir.

BPPTKG mengingatkan,  potensi bahaya saat ini adalah guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer. Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

BERITA LAIN: Fadeska Gelar Klaten Fashion Festival 2023, Peserta Melebihi Target

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh 3 kilometer, Sungai Gendol 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau  radius 3 kilometer dari puncak Merapi.

Sampai hari ini, BPPTK menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada  level 3 (siaga). Status ini berlaku sejak  5 November 2020. (*)