Bantul, ZonaJogja.Com – Warga Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis dan sekitarnya yang ingin berolahraga tak perlu jauh-jauh.
Kini, kalurahan yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Kota Bantul ini dibangun Kawasan Terpadu Sport Center seluas kurang lebih 2,3 hektare.
Digelontorkannya Dana Keistimewaan untuk pembangunan kawasan sport center di Sumberagung karena wilayah ini dinilai memiliki komitmen mengelola tata ruang untuk kemanfaatan masyarakat.
Pemilihan kalurahan penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan telah melalui proses kurasi.
Antara lain terkait penggunaan tata ruang sekaligus komitmen menjaga ketertiban.
BERITA LAIN: Dibuka Sekolah Lansia di Suryodiningratan, Murid Tertua Umur 85 Tahun, Termuda 61 Tahun

Sekadar diketahui, Kalurahan Sumberagung meraih predikat Kalurahan Tertib Administrasi Pertanahan dan Tata Ruang pada tahu 2021.
Itulah sebabnya, proposal yang diajukan Kalurahan Sumberagung untuk mendapatkan BKK Tata Ruang Kawasan Terpadu Keistimewaan pun disetujui Paniradya Kaistimewaan DIY.
“Bila selama ini ada yang bertanya, apakah Danais bisa digunakan untuk olahraga, jawabnya “iya”. Disetujuinya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan untuk pembangunan Kawasan Terpadu Sport Center adalah buktinya,” kata Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho.
Support dari Danais Bidang Pembinaan Masyarakat ini disodorkan kepada kalurahan yang memiliki potensi pengembangan dan pemanfaatan kawasan tata ruang.
Salah satu penerima manfaat Dana Keistimewan adalah Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul.
BERITA LAIN: Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta Laksanakan Padat Karya, Anggarannya Rp 700 Juta

Pembangunan Kawasan Terpadu Sport Center di Kalurahan Sumberagung tahap pertama dimulai tahun 2023.
Tahap kedua dilaksanakan Maret – November 2024. Biaya pembangunan bersumber Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan melalui program Tata Ruang Kawasan Terpadu.
Proyek pembangunan tahap kedua dianggarkan sebesar Rp 3,5 miliar. Kini, manfaat Danais di Kalurahan Sumberagung telah dirasakan masyarakat.
Selain lapangan sepakbola yang telah dipercantik, Danais juga membiayai pembangunan lapangan voli, tenis lapangan, lapangan basket dan tempat jemparingan.
Wahana jemparingan berada di sebelah barat lapangan sepak bola. Sementara lapangan voli, tenis lapangan, dan lapangan basket berada dalam satu kompleks di barat wahana jemparingan.
Jadi Ruang Publik yang Menyenangkan

yang menyukai olahraga panahan. (Azam/ZonaJogja.Com)
Meski belum sempurna, kawasan sport center semakin menyemarakkan kalurahan Semberagung.
Pada pagi hari, kawasan ini dipadati masyarakat yang berolahraga. Ada yang sepakbola, main tenis lapangan, lari-lari atau sekadar jalan-jalan.
Saat sore tiba, masyarakat yang datang semakin banyak. Ada yang sepak bola disaksikan penonton di sisi timur, selatan dan utara.
Anak-anak muda bermain basket dan voli. Ada pula yang bermain tenis lapangan.
Ya, kawasan sport center di Sumberagung ini telah menjadi tepat berkumpulnya masyarakat
BERITA LAIN: Kesbangpol Kota Yogyakarta Buka Sekolah Demokrasi, Ini Manfaatnya

“Sport center ini menyenangkan sekali,” kata Rendi, warga Beji.
Rendi adalah lulusan SMA 1 Imogiri yang setiap sore rutin bermain voli bersama anak-anak muda di dari berbagai kalurahan di Kapanewon Jetis.
Pria berbadan atletis ini juga dikenal sebagai pemain voli andalan dari kampung Beji.
“Tempat ini sudah baik. Tapi, ada beberapa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Antara lain jalan keluar lapangan tenis yang becek saat hujan. Selain itu, pemain voli juga meminta rumput di lapangan dihilangkan karena licin. Termasuk lampu penerang untuk kegiatan malam hari.
Sport center tak hanya membuat warga menjadi senang olahraga. Keberadaannya juga berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat yang membuka usaha kecil-kecilan di sekitar kawasan sport center.
BERITA LAIN: Disurvei, Pelaku Industri Pariwisata di DIY Minta Inpres 1/2025 Ditinjau Ulang

Salah satunya Purwanto, warga Ngentak. Pria yang sehari-harinya berjualan es teh ingin bersyukur wahana olahraga di Sumberagung semakin lengkap.
“Soalnya dagangan saya juga makin laku,” ujar Purwanto yang membuka lapak di selatan lapangan sepakbola.
Selain lapak minuman, tempat ini juga untuk berjualan bakso, angkringan dan berbagai makanan kekinian.
Purwanto dan pedagang lain berharap kawasan sport center semakin diramaikan.
Misalnya melalui penyelenggaraan event berkala dari cabang olahraga sepakbola, voli, basket, tenis lapangan dan jemparingan. (*)











