Beranda » Kesehatan » Bagaimana Membedakan Obat Asli dan Palsu? Ini Caranya

Bagaimana Membedakan Obat Asli dan Palsu? Ini Caranya

SLEMAN, ZonaJogja.Com – Bagaimana cara membedakan obat asli dan palsu?

Berikut penjelasan Pakar Farmasi UGM, Dr rer nat Endang Lukitaningsih SSc MSi Apt. Kata Endang, salah satu ciri obat palsu adalah  mudah hancur. Kadang juga bantat.

“Ini terjadi karena obat palsu diproduksi dengan kualitas berada di bawah standar yang semestinya,” kata Endang.

Antara lain nomor izin edar obat, nama dan alamat produsen, dan tanggal kadaluwarsa.

Berikutnya, kemasan obat. Masyarakat harus memastikan obat yang dibeli masih dalam keadaan tersegel.

Warna maupun tulisan dalam kemasan masih baik, tidak luntur, dan tidak dijumpai cacat lain.

Obat palsu biasanya tidak ada tanggal kadaluwarsa, juga nomor registrasi yang tidak sesuai. Periksa label kemasan obat.

“Memastikan obat itu asli atau palsu bisa di cek di laman BPOM,” katanya seperti dilansir ugm.ac.id.


BACA JUGA:


Obat palsu diproduksi orang atau lembaga yang tidak memiliki izin produksi. Obat yang tidak layak edar atau kadaluwarsa yang dijual lagi juga termasuk obat palsu.

“Mengkonsumsi obat palsu berbahaya bagi tubuh, karena belum teruji efektivitasnya secara medis. Bisa jadi mengandung  bahan yang berbahaya,” katanya mengingatkan.

Agar tidak tertipu, Endang mengajak masyarakat membeli obat di tempat penjualan resmi  di apotek berizin.

Sebelum dikonsumsi, masyarakat harus mengenali efek obat. Apakah efek yang dirasakan sesuai klaim kegunaan obat.

(nik)

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Tim Setmilpres ke Kulon Progo, Sambangi Museum Pawukon yang Diinisiasi GKR Bendara

  • 11 Oktober 2026 09:58 WIB

Kitab ini disimpan di Museum Pawukon di Sidorejo, Lendah. Museum ini sekaligus menjadi daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.

Menteri Kebudayaan Dorong Kolaborasi Kreatif Lewat IPCC 2026, Potensi Digarap Secara Produktif

  • 6 jam yang lalu

Fadli optimistis jembatan kebudayaan yang dibangun melalui IPCC 2026 membuka peluang jejaring ekonomi kreatif.

76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau

  • 19 September 2026 22:04 WIB

MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.

Dakwah Wisata, Suara Muhammadiyah Buka Toko Oleh Oleh 1915

  • 11 Agustus 2026 13:07 WIB

Toko Oleh Oleh 1915 merupakan yang pertama dimiliki Muhammadiyah.

Jika Alami Ini, Segera Periksa ke Dokter atau Puskesmas

  • 24 September 2026 19:36 WIB

Virus influenza dapat ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet saat bicara, batuk, dan bersin.

Baca Naskah Pancasila di Gedung Agung, Budi Waljiman Mengaku Merinding

  • 18 Agustus 2026 16:17 WIB

Nilai-nilai Pancasila, gotong royong, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat menjadi landasan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY Meninggal Dunia

  • 3 Oktober 2026 19:41 WIB

Kabar meninggalnya bendahara DPD Partai Gerindra DIY itu disampaikan melalui akun instagram Gerindra DIY.

LPS Tekankan Tiga Kunci Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko BPRS

  • 15 September 2026 18:38 WIB

Tata kelola dan kepatuhan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban regulasi.