Sungai Code Berpotensi Resistensi Antibiotik, Ada Kandungan Logam di Sungai Winongo

ZonaJogja.Com – Hasil penelitian mengungkap Sungai Code memiliki potensi resistensi antibiotik di beberapa lokasi.
Kandungan antibiotik terakumulasi dari banyak sumber. Mulai limbah rumah sakit, limbah kimia, maupun limbah peternakan.
Sementara di Sungai Winongo, hasil penelitian menemukan kandungan logam lebih tinggi setelah mengambil 16 sampel sedimen dan air.
“Kami mengambil sampel di sedimen air sungai yang dekat dengan buangan bengkel,” kata Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Dr Lintang Nur Fadlillah di UGM, 22 Maret lalu.
BERITA LAIN: Dindukcapil Kota Yogyakarta Percepat Aktivasi IKD, Layanan Jemput Bola Dimaksimalkan
Lintang melakukan penelitian bersama ilmuwan dari Finlandia. Mereka meneliti potensi antibiotik Sungai Code dengan mengumpulkan 24 sampel air dan sedimen permukaan.
Mengambil sampel di sepanjang aliran sungai Merapi hingga muara pantai.
Kandungan logam dan antibiotik di Code dan Winongo diduga akibat lemahnya sistem instalasi pengolahan air limbah.
Limbah sungai di Kota Yogyakarta tidak berasal dari pabrik atau industri besar. Tetapi dari rumah tangga dan usaha domestik mikro dan menengah.
BERITA LAIN: GKR Bendara: Saya Tidak Nyalon Walikota
Lintang menyarankan pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap pengelolaan air limbah.
“Karena pengelolaan limbah yang benar berperan penting mengatasi pencemaran air sungai,” ujarnya.
Pengawasan IPAL industri makro, seperti pabrik dan perhotelan telah ketat.
Tetapi, pada skala mikro, seperti limbah rumah tangga, belum dilakukan secara maksimal.
BERITA LAIN: Pakar UGM Sebut Selat Muria Tidak akan Muncul Lagi, Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Jika sungai terus tercemar logam berat dan residu antibiotik, dikhawatirkan bisa memunculkan risiko kesehatan bagi manusia.
Kata Lintang, dalam beberapa kasus, air tercemar bisa menjadi penyebab munculnya kasus stunting pada anak-anak.
Itulah sebabnya, UGM berupaya mendukung implementasi riset untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satunya memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Lazismu Kota Yogyakarta Launching “Program Laku” di Umbulharjo, Terpilih 10 UMKM Penerima Manfaat
- 15 Oktober 2026 07:37 WIB
Sebanyak 10 pelaku UMKM terpilih yang menerima intervensi program secara menyeluruh. Jumlah tersebut hasil skrining dari 64 pendaftar.
Paniradya Kaistimewan Publikasikan Program SRS, Pengunjung Disuguhi Teh Kraton Yogyakarta
- 25 September 2026 20:35 WIB
Selain simposium, juga ada pameran dan panggung hiburan di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.
Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”
- 9 September 2026 09:38 WIB
Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.
Gedung Oval, Bahari dan Planetarium jadi Favorit Wisatawan
- 20 Agustus 2026 05:49 WIB
Taman Pintar akan menyediakan layanan shuttle untuk mengantarkan wisatawan kembali ke lokasi parkir.
Joko Mursito jadi ASN “Langka” di DIY, Bergelar Doktor “Terbaik” yang Atensi Budaya dan Pariwisata
- 27 Agustus 2026 06:53 WIB
Ide dan gagasan Joko bisa eksplore lebih jauh untuk dimanfaatkan sebagai pengembangan pariwisata berbasis keilmuan.
Ulang Tahun ke-56, Sekda Kota Yogyakarta Serahkan Tumpeng ke Kadri Renggono
- 15 September 2026 20:47 WIB
Pada hari bahagia, Budi menyerahkan potongan tumpeng kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggono.
Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup
- 23 September 2026 09:07 WIB
Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.
Sambut Allergy Awareness Day, Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Jogja dan Solo Lewat Kampanye #SOYAKINBISA
- 30 September 2026 14:35 WIB
Melalui Soyalympic, Morinaga Soya ingin terus menemani orang tua memberi dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat.

Saat ini belum ada komentar